*KISAH RASULULLAH ﷺ*
Bagian 3 Zaman Jahiliyah
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِ مُحَمد
*Percaya Takhayul*
"Oh,
tidak! Burung itu terbang ke kiri! Aku pasti akan tertimpa sial!" umpat
seseorang, orang itu kebetulan melihat seekor burung yang terbang di
atas kepalanya berbelok ke arah kiri. Sepanjang hari itu, dia jadi
murung karena yakin bahwa dia bernasib sial walaupun belum tahu kesialan
macam apa yang akan menimpanya.
Orang-orang Arab
pada masa jahiliyah amat percaya pada takhayul. Contohnya, mereka
percaya jika burung yang mereka lihat terbang ke kiri, nasib sial akan
menimpa mereka. Sebaliknya jika burung kebetulan terbang ke kanan, nasib
baik akan datang. Kepercayaan semacam ini disebut At Tathayyur
Selain
itu, mereka percaya bahwa jika seseorang mati, rohnya akan menjadi
burung. Mereka juga percaya bahwa di dalam perut manusia ada ular. Ular
inilah yang menggigit di dalam perut sehingga orang merasa lapar.
"Lihat
cincin tembagaku ini", kata seorang kepada temannya dengan bangga,
"Cincin ini adalah pemberian seorang dukun kepadaku. Tidak sia sia aku
memberinya uang banyak agar membuatkan cincin ini. Jangan coba-coba
menantangku berkelahi sekarang. Berkat cincin ini, aku merasa jauh lebih
kuat!".
Masih banyak
kebodohan serupa yang mereka perlihatkan. Mereka juga amat taat
menyembah berhala-berhala berbentuk patung. Jika mereka meminta
pertolongan kepada berhala, tidak segan-segan mereka mengorbankan
binatang ternak dan mengoleskan darahnya di tubuh berhala. Bahkan mereka
terkadang sampai hati mengorbankan anak- anaknya sendiri demi mengharap
keridhaan berhala.
Selain melakukan kebodohan-kebodohan itu, mereka masih melakukan banyak sekali hal hal yang merusak.
*Awal Mula Penyembahan Berhala*
Awal
mula penyembahan berhala di Mekkah, ketika seorang bernama Amar bin
Luhay membawa berhala besar bernama Hubal yang dibelinya dari daerah
Syam. Di Mekkah, berhala Hubal ditaruh di Ka'bah dan disuruhnya orang
orang datang menyembahnya.
Menjelang menaklukkan
Mekkah oleh Nabi Muhammad saw. Ka'bah dipenuhi oleh tiga ratus enam
puluh berhala yang terbuat dari batu, kayu, perak, bahkan emas.
*Gemar Mabuk dan Berjudi*
Bangsa Arab pada masa itu sangat gemar meminum arak. Hampir semua orang adalah peminum kecuali beberapa saja yang tidak.
Para pelayan datang membawakan baki dan botol-botol minuman. Orang orang datang berkumpul sambil tertawa.
Para
penari datang disambut tepukan dan sorak sorai. Ketika minuman mulai
membuat mereka mabuk, seseorang kembali berseru, "Bawakan alat alat judi
kemari!"
Orang pun
membawakan alat-alat judi berupa bilah-bilah kayu dan sebuah kantung
kulit. Beberapa ekor unta dipotong, yang kalah berjudi harus membayar
unta-unta tersebut. Selain berjudi dengan memotong unta, mereka juga
berjudi dengan bermacam macam cara.
Demikianlah
minum sambil berjudi adalah kebiasaan yang amat digemari oleh bangsa
Arab saat itu. Bahkan, setelah Nabi Muhammad SAW mengajarkan Islam,
masih banyak pemeluk baru agama Islam yang masih suka meminum arak
sampai turunlah perintah Allah yang berangsur-angsur mengharamkan orang
meminum minuman keras.
*Barm*
Judi
memotong unta adalah judi yang paling digemari orang Arab Jahiliyah.
Bilah-bilah kayu dikocok dalam kantung dan dibagikan. Orang yang
mendapat undi kosong dinyatakan kalah dan harus membayar unta yang
dipotong. Daging unta kemudian dibagikan kepada fakir miskin. Orang yang
tidak suka berjudi semacam ini dipandang sebagai seorang kikir, yang
biasa disebut barm
*Perampok Kejam dan Tidak Sopan*
Mencuri
dan merampok saat itu adalah hal yang biasa. Hanya sebagian kecil saja
orang yang tidak pernah melakukannya. Perampok pun bukan cuma mengincar
harta dan benda, tetapi juga orang yang dirampok. Perampok biasa
menjadikan orang orang yang telah dirampoknya menjadi tawanan dan budak
belian.
Saat itu perilaku
bangsa Arab amat kejam, sampai melewati batas perikemanusiaan.
Anak-anak perempuannya sendiri mereka bunuh. Ada yang dikubur hidup
hidup ke dalam tanah, ada pula yang ditaruh dalam tong dan diluncurkan
dari tempat yang tinggi. Mereka malu jika mempunyai anak perempuan.
Mereka
juga suka menyiksa binatang. Jika seseorang mati, keluarganya mengikat
unta diatas kuburan dan tidak memberikan makan serta minum sampai si
unta mati. Mereka beranggapan unta itu kelak akan menjadi tunggangan si
mati.
Musuh yang
tertangkap diperlakukan sangat kejam. Mereka biasa mengikat musuh pada
seekor kuda dan membiarkan kuda tersebut berlari sehingga orang yang
diikat itu mati terseret-seret. Telinga atau hidung musuh yang kalah
dijadikan kalung, serta tengkorak nya dijadikan tempat minum arak.
Orang jahiliyah juga tidak mengenal sopan santun, Mereka biasa berkeliling Ka'bah tanpa memakai pakaian.
Begitulah kebiasaan Orang Orang Arab saat itu.
Mereka
adalah bangsa yang maju perdagangannya, pandai membuat perkakas,
membuat obat, ahli astronomi, serta mahir bersyair. Namun mereka juga
mempunyai kebiasaan buruk.
*Memakan Bangkai Binatang*
Dalam
urusan makan dan minum pun tidak ada yang dilarang. Segala macam
binatang boleh dimakan. Binatang yang sudah mati pun disayat dagingnya,
dibakar, dan dimakan. Mereka juga suka meminum darah, binatang, dan
makanan darah yang dibekukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar